Hj Fatmawati Kasim Marewa di Kukuhkan sebagai Ketua Dekranasda Bombana

  • Bagikan

EYENEWSSULTRA.COM-Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bombana punya nahkoda baru. Dia adalah Hj. Fatmawati Kasim Marewa yang didapuk sebagai Ketua dalam organisasi tersebut. Pengukuhan pengurus dipimpin Ketua Dekranasda Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari bersama 15 ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se Sultra di Aula Merah Putih Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Rabu (12/3).

Ketua Dekranasda Sultra, Arinta Nila Hapsari mengatakan bahwa pelantikan ini bukan hanya sekadar sebuah seremonial, melainkan awal dari sebuah kerja keras untuk membawa kemajuan dan inovasi dalam dunia ekonomi kreatif di daerah masing-masing. Lebih lanjut Aenita menyebut bahwa Dekranasda Kabupaten/Kota memiliki peran yang vital sebagai perpanjangan tangan dari Dekranasda Provinsi.

“Dekranasda di tingkat Kabupaten/Kota ini dapat menjadi penggerak utama dalam memfasilitasi perkembangan industri kerajinan dan produk kreatif lokal yang dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian di daerah masing-masing.” Katanya.

Sementara itu, usai dilantik, Hj. Fatmawati Kasim Marewa mengungkapkan komitmennya untuk membawa Dekranasda Kabupaten Bombana ke arah yang lebih maju dan berdaya saing. Fokus utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan para pengrajin lokal dengan memberikan dukungan yang lebih besar, baik dalam hal peningkatan keterampilan, akses pasar, maupun kesejahteraan ekonomi secara menyeluruh.

“Saya sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin Dekranasda Bombana. Ini adalah tantangan besar, dan saya berkomitmen untuk menjalankannya dengan sepenuh hati. Bombana memiliki kekayaan seni dan budaya yang luar biasa, dan saya ingin menggali serta mengembangkan potensi kerajinan daerah agar lebih dikenal di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, ia akan mengoptimalkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat. Menurutnya, kerjasama yang solid ini akan menciptakan peluang bagi pengrajin lokal agar dapat mengakses pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.
“Ini bukan hanya tentang menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pengrajin untuk mengakses pasar yang lebih luas. Saya yakin, dengan kerja sama yang erat, kita dapat menjadikan kerajinan Bombana sebagai kebanggaan daerah yang dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hj. Fatmawati menegaskan pentingnya tidak hanya melestarikan, tetapi juga mengembangkan kerajinan daerah Bombana sebagai sumber daya ekonomi yang potensial. Ia berharap, di bawah kepemimpinannya, Dekranasda Kabupaten Bombana dapat semakin aktif dalam mempromosikan kerajinan tradisional, menjadikannya bernilai ekonomi tinggi, serta menjadikan Bombana sebagai salah satu daerah yang dikenal dengan produk kerajinan unggulannya.

“Kita akan memastikan kerajinan Bombana tidak hanya lestari, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, saya yakin kita dapat menjadikan Bombana sebagai pusat kerajinan yang terkemuka,” tegas Hj. Fatmawati. (Kna).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *