Bombana Wujudkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

  • Bagikan

EYENEWSSULTRA.COM-Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, meresmikan Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Bio Safety Level 2 (BSL-2) di Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana. Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Edy juga meluncurkan program Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) yang bertujuan untuk menghubungkan berbagai fasilitas kesehatan di Bombana, seperti Puskesmas, Pustu, Posyandu, dan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Bombana. Pembangunan Labkesda BSL-2 ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas diagnostik dan penanganan penyakit menular di Bombana.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, menjelaskan bahwa pembangunan laboratorium ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam mendeteksi dan menangani penyakit menular dengan lebih cepat dan tepat. Laboratorium BSL-2 memiliki standar keamanan yang tinggi, sehingga dapat melakukan pemeriksaan terhadap mikroorganisme patogen berisiko rendah hingga menengah, yang dapat meminimalisir risiko penyebaran penyakit.

“Dengan adanya Labkesda BSL-2 ini, Bombana tidak hanya memiliki fasilitas yang setara dengan laboratorium lainnya di Sulawesi Tenggara, tetapi juga mampu bersaing dengan laboratorium pemerintah maupun swasta dalam hal kualitas dan pelayanan,” ungkapnya.

Selain itu, program Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) yang diluncurkan juga menjadi terobosan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat dasar. ILP menghubungkan berbagai fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, Pustu, dan Posyandu agar pelayanan kesehatan bisa lebih mudah diakses oleh masyarakat. Program ini merupakan bagian dari arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang mengharuskan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan di tingkat dasar, agar masyarakat bisa mendapatkan layanan yang lebih cepat, akurat, dan menyeluruh.

Edy mengungkapkan bahwa program ILP ini akan memberikan dampak positif dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit. Dengan adanya integrasi antara berbagai fasilitas kesehatan, masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan dan mendapatkan informasi terkait dengan penyakit yang mungkin sedang berkembang dalam tubuh mereka.
“Program ini juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh warga Kabupaten Bombana, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh mereka secara rutin. Pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan langkah preventif yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penyakit sejak dini, sehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang lebih lanjut,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bombana juga menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga pada dukungan dari seluruh pihak terkait, termasuk tenaga kesehatan dan masyarakat. Kolaborasi yang erat antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas. Tanpa adanya kerjasama yang baik, maka program-program ini tidak akan berjalan dengan optimal. Oleh karena itu, Edy mengajak seluruh masyarakat Bombana untuk memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis ini sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Untuk itu, Edy mengingatkan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan bagian dari kesadaran bersama untuk menciptakan masyarakat yang sehat. Ia berharap dengan adanya program-program ini, masyarakat Bombana dapat semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan, sehingga kualitas hidup mereka dapat meningkat.

“Pemerintah daerah akan terus berkomitmen untuk memperkuat sistem kesehatan dan menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Program ILP dan Labkesda BSL-2 menjadi salah satu dari langkah konkret dalam mewujudkan Bombana sebagai kabupaten yang maju dalam hal kesehatan dan memiliki sistem kesehatan yang terintegrasi dengan baik,” terangnya.

Diakuinya, dengan terwujudnya integrasi layanan kesehatan primer ini, masyarakat Bombana akan lebih mudah dalam mengakses pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan. Program pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan juga menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan tubuh. Dengan sistem layanan yang terintegrasi dan fasilitas kesehatan yang semakin berkembang, Kabupaten Bombana diharapkan dapat bersaing dengan daerah lain di Sulawesi Tenggara dalam hal kualitas layanan kesehatan.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik dan mengedepankan kesehatan sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. (ADV).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *