EYENEWSSULTRA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana menggelar uji publik dokumen penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) yang bertujuan untuk mengembangkan industri kelapa sawit secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Bombana pada hari Kamis, 21 Desember 2024, dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Edy Suharmanto.
Acara uji publik ini merupakan bagian dari proses penyusunan RAD yang akan menjadi pedoman bagi pengembangan kelapa sawit di Kabupaten Bombana untuk periode 2024 hingga 2028. Edy Suharmanto dalam sambutannya menjelaskan bahwa penyusunan RAD merupakan langkah penting dalam rangka memperkuat industri kelapa sawit, yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan sosial masyarakat. Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto.
“RAD ini harus disusun secara bertanggung jawab dan komprehensif karena akan menjadi rujukan kita dalam pengembangan kelapa sawit berkelanjutan,” tegas Edy.

Menurutnya, prinsip dasar dari RAD ini adalah pengembangan kelapa sawit yang berkelanjutan, yang mengintegrasikan lima aspek penting, yakni people, planet, prosperity, peace, dan partnership. Aspek tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa pengembangan industri kelapa sawit di Bombana dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekonomi, sosial budaya, maupun ekologi. Pendekatan ini juga berfokus pada pengelolaan sumber daya alam yang lebih bijaksana, menjaga keberagaman hayati, serta menciptakan lapangan kerja yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
“Salah satu aspek penting yang harus kita perhatikan dalam RAD ini adalah peningkatan kapasitas petani sawit kita. Kami ingin memastikan bahwa setiap petani tidak hanya memperoleh keuntungan dari sektor kelapa sawit, tetapi juga bisa menjaga kelestarian alam dan memenuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan,” lanjut Edy.
Lanjut Edy, uji publik ini bertujuan untuk mendapatkan masukan yang konstruktif dari berbagai pihak, terutama para pemangku kepentingan terkait yang hadir dalam acara tersebut. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap bahwa masukan dari akademisi, praktisi industri, perwakilan perusahaan kelapa sawit, dan petani sawit itu sendiri akan dapat memperkaya dan menyempurnakan dokumen RAD, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan kelapa sawit di Bombana. UNtuk itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan kelapa sawit, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan kelapa sawit yang berkelanjutan. Ia berharap bahwa dengan dukungan yang solid dari berbagai pihak, RAD ini akan menjadi landasan yang kuat dalam menghadapi tantangan yang ada di sektor kelapa sawit, serta memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi masyarakat Kabupaten Bombana.

“Keberhasilan pengembangan kelapa sawit di Kabupaten Bombana tidak hanya bergantung pada pengelolaan yang efisien, tetapi juga pada bagaimana kita mengelola hubungan yang harmonis antara sektor ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kami berharap masyarakat Bombana dapat terus terlibat aktif dalam setiap tahapan, sehingga hasil yang diperoleh akan berkelanjutan dan membawa manfaat yang lebih besar untuk kita semua,” ungkap Edy.
Sebagai informasi, hadir dalam acara tersebut. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap bahwa masukan dari akademisi, praktisi industri, perwakilan perusahaan kelapa sawit, dan petani sawit itu sendiri akan dapat memperkaya dan menyempurnakan dokumen RAD, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan kelapa sawit di Bombana. Melalui uji publik ini, diharapkan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dapat lebih memahami dan mendukung implementasi RAD yang akan datang, serta berkomitmen untuk bersama-sama menciptakan pengembangan kelapa sawit yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua pihak. (ADV)












