Personel Satpol PP Dilatih Profesional dan Disiplin

  • Bagikan

EYENEWSSULTRA.COM-Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Linmas, dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bombana, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kedisiplinan personelnya untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menggelar pelatihan peningkatan disiplin bagi personel Satpol PP, Linmas, dan Damkar. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme petugas yang berada di garis depan dalam menjaga ketertiban dan keamanan di daerah. Acara pembukaan pelatihan tersebut dibuka langsung Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto di Ruang Terbuka Hijau (RTH)/Ex MTQ, pada Senin, (18/11/24).

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, mengungkapkan bahwa keberadaan petugas Satpol PP sangat penting dalam mendukung kelancaran pemerintahan dan menjaga ketertiban masyarakat di Kabupaten Bombana. Satpol PP, yang berperan sebagai aparat penegak Peraturan Daerah (Perda), memiliki tugas yang sangat strategis, termasuk memastikan bahwa aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dapat dilaksanakan dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat. Untuk itu, Satpol PP harus memiliki kompetensi, keterampilan, dan disiplin yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.

“Saya berharap melalui pelatihan ini, personel Satpol PP dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka. Sebab, dalam tugas mereka, Satpol PP sering berhadapan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan yang lebih mendalam agar dapat menjalankan tugas dengan profesional, kompeten, serta mengedepankan sikap yang edukatif, persuasif, dan sesuai dengan budaya masyarakat Bombana,” ujarnya.

Lebih lanjut, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bombana untuk membenahi berbagai aspek dalam organisasi Satpol PP. Menurutnya, Satpol PP tidak hanya harus memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas secara teknis, tetapi juga harus memahami etika dan estetika dalam pelaksanaan tugas. Dua hal ini sangat penting karena Satpol PP tidak hanya dituntut untuk menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga untuk bersikap profesional dan menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat. Etika dalam bertugas mencakup perilaku yang sopan, bijaksana, dan menghormati hak-hak individu, sedangkan estetika berkaitan dengan penampilan dan kesiapan fisik yang mencerminkan sikap tangguh dan profesional.

“Saya mengingatkan kepada seluruh personel Satpol PP, bahwa selain kemampuan profesional, kita juga harus memperhatikan etika dan estetika dalam melaksanakan tugas. Penampilan kita, kebugaran fisik, serta sikap yang tampan dan terjaga akan memberikan citra positif kepada masyarakat. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga sikap dan penampilan kita agar dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjalankan tugas,” tambah Pj. Bupati Edy.

Diakuinya, salah satu tugas besar yang akan dihadapi oleh Satpol PP dalam waktu dekat adalah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bombana pada tahun 2024. Dalam menghadapi Pilkada serentak, Satpol PP harus siap untuk mengawal jalannya proses pemilihan agar berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan personel Satpol PP dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel Satpol PP dalam menciptakan kondisi yang aman, tentram, dan tertib. Terutama dalam menghadapi Pilkada serentak yang sebentar lagi akan kita laksanakan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan Satpol PP dalam menghadapi situasi yang mungkin terjadi selama Pilkada serentak. Sebagai aparat yang berada di garis depan, Satpol PP harus mampu mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi selama pelaksanaan Pilkada. Oleh karena itu, pelatihan ini juga mencakup materi terkait dengan peningkatan kemampuan dalam menghadapi situasi darurat, penanganan kerumunan massa, serta koordinasi dengan aparat keamanan lainnya.

“Satpol PP harus menjadi garda terdepan dalam memastikan bahwa Perda yang telah ditetapkan dapat diterima dan dijalankan oleh masyarakat dengan baik. Oleh karena itu, Satpol PP tidak hanya harus menguasai aspek teknis, tetapi juga harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, menyampaikan tujuan dari peraturan yang ada, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga ketertiban umum,” imbuhnya.

Diharapkan melalui pelatihan ini, Satpol PP di Kabupaten Bombana dapat menjadi lebih profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks. Selain itu, diharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan sinergi antara Satpol PP dengan lembaga-lembaga lain yang terkait, seperti kepolisian, TNI, dan instansi pemerintah lainnya, dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bombana. (ADV)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *