APBD 2025 Mulai di Godok

  • Bagikan

EYENEWSSULTRA.COM – Badan Keuangan Daerah (BKD) Bombana mulai mempersiapkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk Tahun 2025. Rapat yang berlangsung di Ruang Anggaran BKD Bombana ini dipandu langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Anggaran BKD Bombana, Achmad Said Effendy, ST, MM. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan perencana dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bombana.

Dalam sambutannya, Achmad Said Effendy menekankan pentingnya sinergi antar OPD dalam menyusun APBD yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tetapi juga dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah. Menurutnya, pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel adalah kunci untuk memastikan efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan anggaran publik.

“Penyusunan APBD yang baik harus berfokus pada kebutuhan masyarakat, serta memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan memberikan manfaat yang optimal,” ujar Effendy.

Pj Bupati Drs. Edy Suharmanto (Tiga dari kiri), di dampingi Kepala BKD Bombana, Doddy A Muchlisi (Kiri) saat berfoto bersama jajaran pimpinan Ketua DPRD Bombana

Ia juga menekankan bahwa berbagai aspek penting dalam penyusunan APBD Induk 2025 menjadi perhatian utama dalam pertemuan ini. Hal ini bertujuan agar kebijakan anggaran yang dirumuskan dapat dijalankan secara maksimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta daerah.

“Kami berharap partisipasi aktif dari seluruh OPD untuk memastikan bahwa setiap program dan anggaran yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Ini adalah kesempatan untuk menyelaraskan visi dan misi pembangunan daerah dengan anggaran yang realistis dan tepat sasaran,” kata Effendy.

Penyusunan APBD yang lebih baik diharapkan dapat memperkuat pembangunan daerah dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Bombana. Dalam kesempatan tersebut, Effendy juga menekankan pentingnya keselarasan antara program-program daerah dengan kebijakan nasional yang lebih luas.

“Penting bagi kita untuk memastikan bahwa setiap rencana pembangunan yang diusulkan sejalan dengan kebijakan nasional, agar tujuan pembangunan yang lebih besar dapat tercapai. Keselarasan ini akan memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Eksekutif dan Legislatif saat melakukan pembahasan APBD Kabupaten Bombana beberapa waktu lalu

Lebih lanjut, Effendy menegaskan bahwa koordinasi antar stakeholder ini merupakan langkah awal dalam proses panjang penyusunan anggaran tahunan Kabupaten Bombana. Proses ini melibatkan pemerintah daerah, OPD, serta masyarakat untuk merumuskan kebijakan anggaran yang dapat memberikan dampak positif dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

BKD Bombana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dengan mengutamakan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam setiap tahap penyusunan APBD. Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, pengelolaan keuangan yang efisien dan efektif menjadi semakin penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu prioritas dalam penyusunan anggaran tahun 2024 dan 2025 adalah memastikan bahwa setiap program pembangunan yang direncanakan dapat memberikan dampak nyata, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Effendy juga menekankan bahwa dalam penyusunan anggaran, prinsip kehati-hatian harus tetap diperhatikan, mengingat ketergantungan daerah terhadap pendapatan asli daerah (PAD) yang masih perlu dioptimalkan.

“Kita harus memastikan bahwa anggaran yang disusun tidak hanya realistis, tetapi juga mampu mendukung keberlanjutan pembangunan daerah di masa depan. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh pihak sangat penting untuk memastikan kesuksesan proses ini,” pungkasnya. (ADV).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *