EYENEWSSULTRA.COM-Seperti instansi lainya, Badan Keuangan Daerah (BKD) Bombana pun tak melewatkan moment Hari Sumpah Pemuda yang dirayakan setiap tanggal 28 Oktober. Sebuah momen bersejarah yang tak hanya mengingatkan pada perjuangan panjang para pemuda Indonesia dalam meraih kemerdekaan, tetapi juga pada komitmen kebangsaan yang tercermin dalam ikrar Sumpah Pemuda 1928. Bagi jajaran BKD Bombana yang dipimpin Dody A Muchlisi, peringatan ini juga dimaknai sebagai ajang untuk memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan komitmen terhadap pembangunan daerah yang berlandaskan pada cita-cita kemerdekaan.
Hari Sumpah Pemuda bukan hanya sekadar peringatan sejarah, tetapi juga sebagai titik refleksi dan pengingat akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Di dalam Sumpah Pemuda 1928, tercantum tiga pokok pikiran utama yang menjadi dasar perjuangan bangsa Indonesia, yaitu: pertama, bertumpah darah satu, tanah air Indonesia; kedua, berbangsa satu, bangsa Indonesia; dan ketiga, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ketiga pokok pikiran ini menjadi landasan yang sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara hingga saat ini, khususnya dalam konteks pengelolaan pemerintahan yang baik dan bersih, seperti yang dijalankan oleh BKD Bombana.
Kepala BKD Bombana, Dody A. Muchlisi, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024 menjadi momen penting untuk mengingatkan seluruh jajaran di BKD Bombana tentang semangat kebangsaan yang harus terus dijaga dan diperjuangkan. Dody menegaskan bahwa momen ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar aparatur pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan bersama. Menurutnya, Sumpah Pemuda 1928 bukan hanya milik sejarah, tetapi harus dijadikan pedoman dalam setiap langkah yang diambil oleh bangsa Indonesia, terutama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab negara.

“Sebagaimana Sumpah Pemuda yang menegaskan pentingnya persatuan, kita di BKD Bombana juga menjunjung tinggi semangat kebersamaan dalam mengelola anggaran dan sumber daya daerah. Kami percaya bahwa dengan komitmen untuk bekerja secara profesional dan transparan, kita dapat berkontribusi pada pembangunan daerah yang lebih baik, yang pada gilirannya akan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Bombana,” ujar Dody.
Lebih lanjut, Dody menegaskan bahwa meskipun setiap instansi pemerintah memiliki tugas yang berbeda-beda, namun semangat kebersamaan dan persatuan dalam bekerja untuk kemajuan daerah harus tetap dijaga.
“Kebersamaan dan persatuan yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, kami selalu berusaha untuk memastikan bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Dody juga mengungkapkan bahwa di era modern ini, tantangan dalam menjalankan pemerintahan yang baik semakin besar, terutama dalam hal pengelolaan anggaran dan keuangan daerah. Namun, meskipun tantangan tersebut ada, BKD Bombana berkomitmen untuk menjaga integritas dalam setiap aspek pengelolaan keuangan daerah. Menurutnya, menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah adalah hal yang sangat penting, dan itu dimulai dari pengelolaan keuangan yang jujur, terbuka, dan akuntabel.

“Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sangat bergantung pada bagaimana kita mengelola keuangan daerah. Oleh karena itu, kami di BKD Bombana selalu berusaha untuk memberikan contoh yang baik dalam hal transparansi dan akuntabilitas. Kami tidak ingin masyarakat merasa dirugikan atau dikecewakan oleh pengelolaan anggaran yang tidak jelas atau tidak transparan,” kata Dody.
Diakuinya, BKD Bombana memiliki berbagai mekanisme untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan dapat dipertanggungjawabkan. Salah satunya adalah melalui audit internal dan eksternal yang rutin dilakukan untuk memastikan bahwa anggaran daerah digunakan dengan tepat sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui inovasi dan perbaikan sistem yang ada.
“Kami menyadari bahwa kualitas pelayanan publik dan pengelolaan keuangan daerah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang ada. Oleh karena itu, kami selalu berupaya untuk meningkatkan kompetensi dan integritas aparatur pemerintah di BKD Bombana melalui pelatihan dan pendidikan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Kna).












