EYENEWSSULTRA.COM-Pemerintah Kabupaten Bombana membuka kesempatan luas bagi masyarakat setempat untuk bergabung sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK). Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto, menyatakan bahwa formasi PPPK kali ini akan memprioritaskan tenaga teknis dan guru, dengan total kuota sebanyak 902 orang.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Pj Bupati Edy Suharmanto, kuota terbesar, yaitu 595 orang, akan dialokasikan untuk tenaga teknis. Formasi ini mencakup berbagai profesi yang berkaitan dengan infrastruktur, perencanaan pembangunan, dan pelayanan publik, yang dianggap sangat krusial dalam mendukung program-program pembangunan daerah.
“Kami membutuhkan banyak tenaga teknis karena sektor ini sangat vital dalam mendorong percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas. Tanpa tenaga teknis yang mumpuni, banyak program pembangunan daerah yang terhambat,” ujar Pj. Bupati Edy Suharmanto, Minggu (13/10/2024).

Selain itu, sebanyak 247 kuota disediakan untuk tenaga guru. Pj Bupati Edy menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bombana menjadi salah satu prioritas utama pemerintah. “Kami berharap dengan adanya tambahan tenaga guru, kualitas pendidikan di Bombana dapat lebih baik, terutama di daerah-daerah terpencil yang masih kekurangan tenaga pengajar,” ungkapnya.
Formasi tenaga kesehatan menjadi prioritas ketiga dengan kuota sebanyak 60 orang. Meskipun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan formasi tenaga teknis dan guru, tenaga kesehatan tetap sangat dibutuhkan, terutama dalam meningkatkan layanan kesehatan pasca-pandemi dan memperkuat fasilitas kesehatan di Puskesmas dan wilayah lainnya.
“Tenaga kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat Bombana, apalagi di masa pemulihan pasca-pandemi ini. Kami ingin memastikan masyarakat mendapat layanan kesehatan yang terbaik,” tambah Pj. Bupati.
Pj Bupati Edy Suharmanto juga menekankan bahwa distribusi tenaga kerja melalui PPPK ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat Bombana. “Ini adalah kesempatan besar bagi warga Bombana yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Pendaftaran PPPK di Kabupaten Bombana dibuka hingga 20 Oktober 2024. Seleksi akan dilakukan dengan ketat sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Proses seleksi ini akan memastikan bahwa yang terpilih adalah mereka yang memenuhi kualifikasi terbaik untuk memberikan kontribusi maksimal dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Bombana.

“Dengan terbukanya kesempatan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat Bombana yang termotivasi untuk berpartisipasi dalam membangun daerah melalui peran sebagai aparatur pemerintah yang profesional,” kata Pj. Bupati.
Kesempatan ini tentunya menjadi peluang emas bagi warga Bombana yang ingin mengabdikan diri untuk kemajuan daerah melalui jalur PPPK, baik di bidang tenaga teknis, pendidikan, maupun kesehatan. Pendaftaran dan seleksi diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pembangunan di Bombana. (ADV).












