——Peringkat Tiga di Sultra dalam Penyaluran
EYENEWSSULTRA.COM-Pemerintah Kabupaten Bombana menerima alokasi pupuk bersubsidi sebesar 9.620 ton untuk tahun 2024, yang terdiri dari 4.000 ton pupuk urea, 4.300 ton pupuk NPK, dan 1.300 ton pupuk NPP formula khusus. Pupuk ini dialokasikan khusus untuk mendukung para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mewujudkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, menegaskan bahwa program subsidi pupuk ini memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mengimbau para petani untuk memanfaatkan subsidi pupuk tersebut secara optimal guna meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka. “Pemerintah Kabupaten Bombana sangat berkomitmen untuk mendukung para petani dalam meningkatkan hasil produksi mereka,” ujarnya.
Edy juga menekankan pentingnya percepatan penyaluran pupuk bersubsidi agar para petani dapat segera memanfaatkan bantuan tersebut, terutama untuk masa tanam yang sedang berlangsung. Sejak awal Ia meminta dinas terkait memastikan bahwa distribusi pupuk berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga para petani dapat segera menggunakan pupuk tersebut untuk meningkatkan hasil pertanian mereka. “Kami ingin memastikan bahwa pupuk ini sampai ke tangan petani secepat mungkin, sehingga mereka bisa segera memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas lahan mereka,” ujarnya.

Dari berbagai upaya dan dorongan yang telah dilakukan, Pemerintah Kabupaten Bombana berhasil meraih penghargaan sebagai peringkat ketiga se-Provinsi Sulawesi Tenggara dalam hal penyaluran pupuk bersubsidi. Penghargaan ini diserahkan oleh PT. Pupuk Indonesia pada acara evaluasi dan sosialisasi percepatan penyaluran pupuk bersubsidi yang digelar di Swissbell Hotel Kendari pada 29-30 Juli 2024 lalu. Pencapaian ini merupakan bukti nyata dari komitmen dan kerja keras Pemkab Bombana dalam mengelola distribusi pupuk bersubsidi, yang pada akhirnya mendukung sektor pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.
“Keberhasilan distribusi pupuk bersubsidi merupakan langkah strategis untuk memastikan kesejahteraan petani dan memperkuat perekonomian daerah. “Kami akan terus berupaya agar program ini berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat petani di Bombana,” ungkap Edy yang juga menjabat sebagai Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran di Kementerian Dalam Negeri.
Sementra itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Bombana, Rahmatia, menjelaskan bahwa penyaluran pupuk urea akan menjangkau Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Rarowatu, Mataoleo, Rarowatu Utara, Lantari Jaya, Matausu, Poleang Utara, Poleang Timur, Poleang Tengah, Poleang Selatan, Poleang, Poleang Barat, Tontonunu, Poleang Tenggara, Kabaena Barat, Kabaena Utara, Kabaena Tengah, dan Kabaena Timur. Sedangkan pupuk NPK didistribusikan ke kecamatan yang sama, dengan tambahan pupuk NPP formula khusus yang dialokasikan khusus untuk Poleang Utara, Poleang Selatan, Poleang Tengah, Poleang, Poleang Barat, dan Tontonunu.

“Kami berharap, dengan adanya program pemerintah terkait pupuk subsidi ini, hasil panen produksi petani kita bisa meningkat sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga,” pungkas Rahmatia. (ADV)












