EYENEWSSULTRA.COM-Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menunjukkan prestasinya dengan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Duta Inklusi dan Literasi Keuangan (DILAN) Award 2024. Penghargaan ini mengukuhkan Bombana sebagai salah satu pelopor dalam memperluas akses layanan jasa keuangan di tingkat daerah, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan di The Park, dengan dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh penting.
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, yang hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut, menyatakan bahwa perolehan ini merupakan hasil dari komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mendorong inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi juga merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari masyarakat Bombana yang telah ikut berpartisipasi dalam berbagai program inklusi dan literasi keuangan yang digalakkan oleh Pemkab.

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa upaya kami dalam mendekatkan akses layanan keuangan kepada masyarakat sudah membuahkan hasil yang signifikan. Tentunya, ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga merupakan milik masyarakat Bombana yang telah dengan antusias mendukung setiap program yang kita jalankan. Kami terus berkomitmen untuk menjangkau seluruh masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah pelosok yang sebelumnya kurang tersentuh oleh layanan keuangan,” ungkap Edy Suharmanto setelah menerima penghargaan tersebut.
Selain Bombana, tiga daerah lain yang juga memperoleh penghargaan DILAN Award 2024 adalah Kota Kendari, Konawe, dan Wakatobi. Keempat daerah ini terpilih berdasarkan berbagai indikator, salah satunya adalah kesuksesan dalam memanfaatkan sektor unggulan daerah untuk mendorong inklusi keuangan yang lebih luas. Kabupaten Bombana, yang dikenal memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan, berhasil memanfaatkan sektor-sektor tersebut sebagai instrumen penting dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di masyarakat.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai program yang telah dijalankan oleh Pemkab Bombana dalam mempermudah akses keuangan bagi masyarakat. Beberapa di antaranya melibatkan kemitraan dengan lembaga keuangan, baik itu bank maupun lembaga non-bank, untuk menyediakan berbagai produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Terlebih, dengan banyaknya masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian dan perikanan, Pemkab Bombana juga mengoptimalkan akses keuangan untuk sektor-sektor tersebut melalui skema pembiayaan yang terjangkau.
Menurut Pj. Bupati Edy, keberhasilan tersebut tidak hanya dilihat dari banyaknya program yang berjalan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat. “Kami tidak hanya memberikan akses keuangan, tetapi juga memastikan bahwa layanan keuangan tersebut dapat benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Misalnya, di sektor pertanian, kami berkolaborasi dengan lembaga keuangan untuk menyediakan pinjaman yang mudah diakses oleh petani dengan bunga rendah, agar mereka bisa membeli peralatan atau pupuk yang diperlukan untuk meningkatkan hasil pertanian,” jelasnya.

Edy juga menambahkan bahwa penguatan inklusi keuangan di Kabupaten Bombana juga mencakup penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya literasi keuangan. Pemkab Bombana aktif mengadakan pelatihan dan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan yang baik, termasuk cara menabung, berinvestasi, dan mengelola utang. Program ini terutama menyasar kelompok-kelompok masyarakat yang selama ini kurang memiliki pemahaman tentang dunia keuangan.
Keberhasilan Kabupaten Bombana dalam meraih DILAN Award 2024 ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan lembaga keuangan lainnya memiliki dampak positif yang besar bagi kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, Edy Suharmanto berharap agar penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk terlibat aktif dalam pengembangan inklusi keuangan di daerah.
“Saya berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap pentingnya akses keuangan di daerah-daerah kita, khususnya di Kabupaten Bombana. Kita ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, dapat memanfaatkan layanan keuangan untuk kesejahteraan mereka,” tegasnya.
Selain itu, salah satu aspek penting dalam pencapaian ini adalah keberhasilan Pemkab Bombana dalam menjembatani kesenjangan ekonomi antara daerah perkotaan dan pedesaan. Sebagai kabupaten yang sebagian besar penduduknya berada di wilayah pedesaan, akses keuangan sering kali menjadi kendala utama bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha atau bahkan memenuhi kebutuhan dasar. Dengan adanya kemitraan antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan, masalah ini dapat diatasi dengan lebih efektif.
Sektor pertanian, yang menjadi tumpuan utama ekonomi masyarakat Bombana, juga memperoleh perhatian khusus dalam program inklusi keuangan yang digalakkan Pemkab. Dengan menyediakan berbagai skema pembiayaan yang terjangkau dan mudah diakses, sektor pertanian di Bombana mulai berkembang pesat. Petani yang sebelumnya kesulitan mendapatkan modal usaha kini dapat memperoleh pinjaman dengan bunga rendah untuk membeli benih, pupuk, hingga alat pertanian modern yang dapat meningkatkan hasil produksi mereka.
Sementara itu, sektor perikanan juga tidak kalah penting dalam perekonomian Bombana. Pemkab Bombana telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan pembiayaan yang memadai bagi nelayan, termasuk dalam hal perbaikan kapal dan peralatan penangkapan ikan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan mereka dan memperbaiki taraf hidup masyarakat pesisir.
“Penghargaan ini menjadi pembuktian bahwa kita berada di jalur yang benar. Namun, kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus berupaya memperluas dan memperbaiki layanan keuangan kepada masyarakat. Ini adalah langkah awal untuk Bombana yang lebih maju di masa depan,” tutup Pj Bupati Edy Suharmanto. (ADV)












