SULTRAANALIS.COM- Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, menunjukkan komitmen yang tinggi dalam menangani isu inflasi di Kabupaten Bombana dengan langkah-langkah inovatifnya. Salah satu terobosan yang diinisiasi adalah pendirian kios inflasi. Menurutnya, kios ini memiliki peran strategis dalam menstabilkan harga bahan pokok di Bombana dengan memberikan akses kepada masyarakat untuk memperoleh bahan-bahan pokok dengan harga terjangkau atau bahkan di bawah harga pasaran karena adanya subsidi dari pemerintah.
Pj Bupati Edy mengungkapkan bahwa kios inflasi ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak negatif inflasi, seperti penurunan daya beli dan risiko kemiskinan. Melalui kios inflasi, harga barang-barang pokok akan dijual dengan harga yang lebih terjangkau karena mendapat subsidi dari pemerintah.
“Langkah ini sangat penting mengingat masalah inflasi dapat memberikan beban yang cukup besar terutama bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Dengan adanya kios inflasi, diharapkan mampu memberikan solusi nyata untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengurangi tekanan ekonomi yang mereka rasakan,” ungkapnya, Jumat (16/3)

Untuk implementasi kios inflasi, Pemkab Bombana berencana melibatkan pelaku usaha lokal atau UMKM. Hal ini bertujuan untuk mendukung dan memperkuat pelaku usaha lokal serta memastikan keberlanjutan program ini dalam jangka panjang. Meskipun harga barang dijual di bawah harga pasar, pemilik kios atau toko tidak akan merugi karena mendapatkan subsidi dari pemerintah. Dengan demikian, pemilik toko tetap mendapatkan keuntungan yang sesuai dengan harga pasar, sementara masyarakat mendapat manfaat dari harga bahan pokok yang lebih terjangkau.
“Pemilik toko akan menjual di bawah harga pasar, misalnya, harga minyak Rp10.000, maka di kios inflasi akan menjual dengan harga Rp8.000, sisanya disubsidi oleh pemerintah. Sehingga pemilik toko tetap mendapat keuntungan sesuai harga pasar,” jelas Pj Bupati Edy Suharmanto.
Sementara itu, Sekda Bombana, Man Arfa, menambahkan bahwa lokasi kios inflasi sudah ditentukan di daerah RTH. Untuk masyarakat yang sulit mengakses kios inflasi, Pemkab Bombana juga menyediakan layanan sembako keliling menggunakan mobil. Layanan ini akan menjelajahi desa-desa yang tidak dapat menjangkau kios inflasi, sehingga masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Dengan demikian, melalui langkah-langkah inovatif Pj Bupati Edy Suharmanto dalam mengatasi isu inflasi dan pendirian kios inflasi ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Bombana, terutama mereka yang berada dalam lapisan ekonomi yang rentan. Program kios inflasi ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat memberikan solusi konkret bagi masalah ekonomi yang dihadapi masyarakatnya, sambil memperkuat akses mereka terhadap kebutuhan pokok yang esensial.
“Saya berharap inovasi kios inflasi ini akan menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Bombana, sambil memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal,” tutup Sekda Man Arfa. (ADV).












