Pj Edy Salurkan Bantuan Pangan Beras kepada 12.984 KPM

  • Bagikan
Pj Bupati Drs. Edy Suharmanto bersama Sekda Bombana secara resmi melaunching penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah Bombana

SULTRAANALIS.COM-Pemerintah Kabupaten Bombana telah menyalurkan bantuan cadangan pangan berupa beras seberat 1.294,8 ton untuk tahun 2024. Penyaluran bantuan ini diarahkan kepada 12.948 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang merupakan masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Bombana. Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak ekonomi rendah, terutama dalam konteks ketahanan pangan.

Penjabat Bupati Bombana, Edy Suharmanto, dalam kesempatan tersebut, secara simbolis bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), memberangkatkan tiga truk roda enam untuk mendistribusikan bantuan tersebut pada Rabu (31/1). Edy Suharmanto menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat dengan penghasilan terbatas melalui program bantuan pangan beras.

“Proses validasi data yang dilakukan oleh Kementerian Sosial bersama Pemerintah Kabupaten Bombana dan Dinas Sosial menjadi dasar penentuan jumlah KPM yang memenuhi kriteria untuk menerima bantuan ini” jelasnya.

Lebih lanjut, Pj Edy menyebut bahwa setiap KPM pada tahap pertama akan menerima 10 kilogram beras. Penyaluran bantuan pangan ini akan dilaksanakan secara bertahap dari Januari hingga Maret mendatang. Program ini, kata Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menangani masalah inflasi dan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bombana.

Pj Bupati Bombana bersama kepala OPD dan Forkofimda lingkup Bombana

Namun, program ini juga menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap warga yang masih berada dalam kategori kemiskinan, tidak hanya terfokus pada kontrol inflasi semata. Distribusi bantuan cadangan pangan beras akan berlanjut hingga bulan Juni, dengan tahap dua dimulai dari April sampai Juli.

“Kemungkinan adanya tahap tiga dan empat tergantung pada kondisi daerah, seperti kemarau berkepanjangan atau fluktuasi kenaikan harga barang atau pangan,” imbuhnya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, menambahkan bahwa, pengalokasian bantuan pangan ini adalah langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menangani masalah kesejahteraan sosial.

“Ini mencerminkan perhatian dan tanggung jawab kita sebagai pelayan publik untuk memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan mendapatkan bantuan yang tepat dan cukup. Semoga bantuan ini dapat memberikan dampak positif dan meringankan beban bagi keluarga penerima manfaat di wilayah kita,” pungkasnya. (ADV).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *