SULTRAANALIS.COM—Penjabat (Pj) Bupati Edy Suharmanto punya komitmen kuat untuk membebaskan anak-anak Bombana dari belenggu stunting. Untuk itu, ia meminta seluruh elemen, khususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Bombana bergerak bersama mengambil peran masing-masing untuk mewujudkan Bombana bebas stunting. Menyikapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang dinakhodai Ir. Syahrun bergerak cepat mendukung upaya pencegahan dan akselerasi menurunkan stunting di wilayah tersebut.
Syahrun mengatakan di Tahun 2024, lembaga yang dinahkodainya berperan aktif dengan memberikan dukungan penuh dengan menyalurkan sarana prasarana air bersih dan sanitasi, melalui sistem penyediaan air minum (SPAM) pedesaan padat karya.
Dinas PUPR akan melibatkan 7 Desa dengan pemasangan 970 Sumber Air (SR). Selain itu, upaya serius juga ditujukan pada sanitasi pedesaan padat karya di 11 Desa, dengan pengadaan 515 unit mandi cuci kakus (MCK). Langkah proaktif ini diarahkan pada desa-desa yang masuk dalam kategori stunting, dengan anggaran yang dialokasikan mencapai Rp. 14 Miliar.
Diakuinya, air bersih dan sanitasi yang baik merupakan faktor penting dalam mencegah berbagai macam masalah kesehatan dan gizi, khususnya stunting. Untuk itu, intervensi pensterilan air minum dan sanitasi yang layak gencar di lakukan Pemkab Bombana melalui PUPR.
“Langkah ini merupakan salah satu bentuk pencegahan stunting. Sebab, sanitasi dan air bersih memiliki peran yang sangat besar terhadap penurunan stunting di Bombana,” ungkapnya, Jumat (5/1/2024)
Sanitasi pedesaan padat karya merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal atau miskin yang bersifat produktif. Berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam (SDA), tenaga kerja, dan teknologi lokal dalam rangka mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menurunkan stunting.
“Di tahun 2023 kemarin, kita juga telah berhasil menyelesaikan proyek sanitasi di 11 Desa dengan pemasangan 771 unit MCK. Tidak hanya itu, program SPAM pedesaan Padat Karya juga berhasil diimplementasikan di 8 Desa dengan pengadaan 764 SR. Semua langkah ini membuktikan tanggung jawab Dinas PUPR dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bombana dan mengurangi angka stunting di kalangan anak-anak,” pungkasnya. (adm).












