Sulawesi Tenggara Komitmen Hadirkan Kontestasi Politik Damai 2024

  • Bagikan
Pemprov Sultra bersama Forkopimda se Sultra dan para pejabat lingkup Sultra, Kabupaten dan Kota saat pose bersama usai Rakor

 

SULTRAANALIS.COM- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kontestasi politik yang damai pada tahun 2024. Upaya tersebut termanifestasi melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sultra bersama kabupaten/kota se-Sultra dengan tema sinergitas Forkopimda dalam mewujudkan pemilu, pilpres, dan pilkada damai 2024 di Claro Kendari, (28/12/2023)

Rakor Forkopimda yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Sultra diusung langsung Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sultra. Giat ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan dalam menyatukan langkah menuju proses politik yang aman dan damai. Dalam pertemuan tersebut, sinergitas antara Forkopimda provinsi dan kabupaten/kota menjadi fokus utama, sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas selama proses pemilihan.

Mewakili Pj Gubernur Sultra, Sekda Sultra Asrun Lio mengatakan kebijakan pemerintah secara nasional maupun daerah muaranya untuk menghadirkan kondisi aman dan damai guna mendorong kesejahteraan masyaramat terlebih dalam menghadapi kontestasi politik 2024 mendatang.

Ia mengaku pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang baik antar instansi dalam menghadapi dinamika politik. Beliau menekankan perlunya menjaga keberlangsungan pesta demokrasi dengan menghindari konflik dan ketegangan yang dapat merugikan masyarakat.

“Pemilu akan diselenggarakan pada 14 februari 2024, berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan KPU RI, ini berarti masih tersia 47 hari lagi. Karenanya perlu bagi kita semua untuk berkonstentrasi dalam mengawal pemilu 2024 Sebagai mana arahan presiden RI, Joko Widodo,”kata Sekda Sultra.

Selain itu, Pemprov Sultra bersama Forkopimda Sultra dan Kabupaten/Kota juga membahas langkah-langkah konkret untuk memastikan penyelenggaraan pemilu, pilpres, dan pilkada berlangsung dengan lancar dan adil.

“Kesepakatan bersama dirumuskan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif, di mana partisipasi masyarakat dapat terwujud tanpa adanya intimidasi atau ancaman. Kita tak ingin ada polarisasi masyarakat yang berujung pada konflik dan jangan sampai masyarakat bercerai berai karena beda pilihan serta jangan mudah terpecah karena adanya informasi dari orang-orang yang tak bertanggung jawab,”tegasnya.

Semangat untuk mewujudkan kontestasi politik yang damai ini juga menjadi cerminan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung demokrasi yang berkualitas dan menjaga persatuan serta keamanan masyarakat Sulawesi Tenggara.

“Dengan langkah-langkah strategis yang diambil, diharapkan Sultra dapat menjadi contoh positif dalam penyelenggaraan pesta demokrasi di Indonesia. Harapan kita kontestasi politik di Sultra dapat berjalan aman, damai dan kondusif,”harapnya.

Ia pun kembali menekankan kepada seluruh ASN agar menjaga netralitasnya dan jangan terlibat politik praktis dalam penyelenggaraan pemilihan dan pemilihan umum tahun 2024 mendatang.

“Mari kita siapkan pemilihan dan pemilihan umum tahun 2024, agar setiap ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh mana pun dan tidak memihak kepada kepentingan siapa pun,”pungkasnya. (adm)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *