Cegah Stunting, Calon Pengantin di Bombana Wajib Konseling dan Periksa Kesehatan 3 Bulan Pra Nikah

  • Bagikan
Sekda Bombana, Drs. Man Arfa

SULTRAAANLAIS.COM—Pencegahan stunting di Kabupaten Bombana terus di gencarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bombana. Selasa, 23 April 2024, Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana melakukan penandatanganan kesepakatan bersama terkait Pendampingan konseling dan pemeriksaan Kesehatan 3 Bulan Pra Nikah, di Aula Bappeda Bombana.

Sekda Bombana, Drs. Man Arfa mengatakan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa calon pengantin (Catin) memperoleh pemahaman yang memadai tentang bimbingan keagamaan yang dilakukan oleh Kepala KUA, Penyuluh Agama, dan aliran kepercayaan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan di Puskesmas dan Balai Penyuluh KB di wilayah masing-masing.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bombana mendukung penuh kerjasama ini. Ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat sehingga dapat menciptakan keluarga yang sakinah, mawadah warahmah serta akan terlahir sehat sehingga menjadi generasi emas bagi kemajuan Indonesia,” tuturnya.

Man Arfa juga menekankan pentingnya kerjasama antara berbagai pihak terkait dalam menangani isu kesehatan, terutama terkait dengan stunting. Penandatanganan kesepakatan bersama ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga kesehatan generasi mendatang dan mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Bombana. Melalui MoU (Memorandum of Understanding) ini, diharapkan pula bahwa setiap langkah yang diambil akan memberikan dampak positif bagi keseluruhan lapisan masyaraka, mengarah pada terwujudnya keluarga yang sehat dan sejahtera serta kontribusi nyata dalam menciptakan generasi emas untuk kemajuan bangsa.

“Dengan adanya kesepakatan ini, pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal dan memberikan manfaat yang besar, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bombana,” imbuhnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini melibatkan berbagai lembaga dan instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL), serta Kementerian Agama (KEMENAG) bersama tokoh agama setempat seperti Ketua Jemaat GEPSULTRA dan Ketua PERSADIA HINDU DHARMA. (ADV).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *