HUT Kesaktian Pancasila, PJ Bupati Bombana: Pancasila Sebagai Pedoman Hidup Bermasyarakat

  • Bagikan

EYENEWSSULTRA.COM – Hari Kesaktian Pancasila diperingati di seluruh Indonesia setiap tanggal 1 Oktober, sebagai momentum untuk mengenang dan menghormati peristiwa bersejarah yang terjadi pada 1 Oktober 1965, yang menguatkan komitmen bangsa terhadap Pancasila sebagai dasar negara. Di Kabupaten Bombana, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini dipimpin langsung oleh Penjabat (PJ) Bupati Bombana, Edy Suharmanto, yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bombana pada pagi hari, Selasa, 1 Oktober 2024.

Hadir dalam Upacara antara lain  jajaran pemerintahan daerah, TNI, Polri, serta perwakilan dari berbagai instansi dan organisasi masyarakat di Kabupaten Bombana. Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, PJ Bupati Edy Suharmanto bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dan membacakan teks Pancasila, sekaligus mengajak seluruh peserta untuk kembali merenungkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.

Pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Bombana dilaksanakan dengan penuh khidmat, dimulai dengan penghormatan kepada bendera merah putih, diikuti dengan pembacaan teks Pancasila, yang kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan keselamatan bangsa Indonesia.

PJ Bupati Bombana, Edy Suharmanto, dalam amanatnya menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak semua elemen masyarakat untuk mengamalkan Pancasila dalam setiap aspek kehidupan, serta menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesatuan.

Dia menyebutkan peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga sebagai bentuk penguatan komitmen bersama untuk terus mengamalkan dan menghayati Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, mari kita kembali merenung dan meneguhkan komitmen kita untuk mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara, pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Pancasila tidak hanya sebagai simbol, tetapi sebagai nilai yang harus hidup dalam setiap langkah kehidupan kita, dalam setiap tindakan, baik sebagai aparatur negara, maupun sebagai masyarakat sipil,” ujar Edy Suharmanto dalam pidato kebangsaannya.

Pj Bupati Edy juga menekankan pentingnya membangun semangat nasionalisme yang tinggi, mengingatkan kembali bahwa Pancasila sebagai dasar negara memiliki kekuatan yang luar biasa dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

“Di tengah berbagai dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang terus berkembang, Pancasila tetap menjadi landasan utama kita dalam menghadapi tantangan tersebut. Mari kita jaga Pancasila, karena di dalamnya terkandung nilai-nilai persatuan, keadilan sosial, dan kemanusiaan yang harus terus hidup dalam setiap sendi kehidupan masyarakat kita,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, PJ Bupati Bombana juga menyampaikan pentingnya nilai gotong royong yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila, yaitu “Persatuan Indonesia”.

Menurutnya, gotong royong adalah nilai luhur yang menjadi karakter bangsa Indonesia sejak dahulu kala dan harus terus dilestarikan, terutama dalam kehidupan masyarakat desa dan kota di Kabupaten Bombana.

Ia mengajak seluruh masyarakat Bombana untuk bersama-sama bergotong royong dalam menghadapi setiap permasalahan, baik dalam bidang pembangunan, ekonomi, maupun dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Salah satu kekuatan terbesar yang dimiliki bangsa ini adalah semangat gotong royong. Di Bombana, kita harus terus memperkuat budaya ini, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam program pembangunan yang sedang kita jalankan. Tanpa gotong royong, kita akan sulit untuk mencapai kemajuan yang diharapkan,” ujar Edy Suharmanto.

Edy Suharmanto juga mengingatkan bahwa Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya untuk mengenang sejarah kelam yang dialami bangsa Indonesia pada 1965, namun juga untuk menggugah semangat seluruh elemen bangsa agar senantiasa menjaga dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara.

Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kembali kepada seluruh rakyat Indonesia tentang bahaya dari upaya-upaya yang mencoba menggantikan ideologi Pancasila dengan ideologi lain yang tidak sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

“Pancasila adalah ideologi yang telah terbukti dapat menyatukan berbagai keberagaman yang ada di Indonesia, baik suku, agama, ras, maupun golongan. Kita harus menjaga kesaktian Pancasila ini agar tetap menjadi dasar yang kokoh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mencoba menggoyahkan dan mengganti ideologi ini,” tegas Edy.

Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui pemahaman dan pengamalan Pancasila. Di tengah keberagaman yang ada di Indonesia, Pancasila menjadi alat pemersatu yang dapat merangkul semua golongan dan suku bangsa.

“Kita hidup di negara yang sangat beragam, namun Pancasila mampu mempersatukan semua perbedaan tersebut. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dengan terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam tugas-tugas kita sebagai aparatur negara,” ujar Edy.

Selain itu, Edy Suharmanto juga mengajak masyarakat Bombana untuk tidak hanya mengandalkan pemerintah dalam menjalankan pembangunan, tetapi juga harus berperan aktif dalam menciptakan iklim sosial yang kondusif dan mendukung upaya-upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat (ADV).

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *