EYENEWSSULTRA.COM-Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, berencana menjalin kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) dalam waktu dekat. Salah satu fokus utama dari kerjasama ini adalah memberikan peluang kepada para lulusan SMA dan calon mahasiswa Magister asal Kabupaten Bombana untuk dapat melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran. Rencana tersebut akan segera dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) yang akan ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Pj Bupati Bombana mengungkapkan bahwa kerjasama dengan Unismuh Makassar merupakan langkah penting dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. Salah satu program yang disiapkan adalah pemberian beasiswa bagi warga Bombana yang berprestasi namun terbatas dalam hal finansial, untuk melanjutkan pendidikan di jenjang S1. Program ini akan dikembangkan dalam rangkaian program “Bombana Pintar,” yang bertujuan untuk mencetak generasi muda yang cerdas, terampil, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Ia menjelaskan bahwa, Pemkab Bombana berencana menganggarkan dana melalui APBD pada tahun 2025 untuk mendukung biaya pendidikan bagi anak-anak muda Bombana yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, khususnya di Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar.
“Kami akan menganggarkan dana untuk mendukung pendidikan anak-anak kita di jenjang S1, begitupun bagi para calon tenaga medis, terutama dokter yang ingin melanjutkan studi ke S2 spesialis. Insya Allah, Pemkab Bombana akan mengalokasikan dana untuk program ini,” ujar Pj Bupati Edy Suharmanto.

Salah satu bagian penting dalam kerjasama ini adalah pemberian peluang seleksi khusus bagi lulusan SMA dan sederajat dari Kabupaten Bombana. Menurut Pj Bupati, hal ini bertujuan agar para calon mahasiswa kedokteran asal Bombana tidak harus bersaing dengan lulusan dari daerah lain. Seleksi ini akan fokus pada alumni SMA/sederajat yang berasal dari Kabupaten Bombana dan memiliki KTP Bombana sebagai syarat utama.
“Program ini akan memberikan kesempatan khusus bagi masyarakat Bombana. Nantinya, anak-anak kita yang lulus dari SMA di Bombana akan bersaing hanya dengan sesama lulusan dari Bombana, bukan dengan lulusan dari kabupaten atau provinsi lain. Dengan begitu, mereka akan memiliki peluang yang lebih besar untuk diterima di jurusan kedokteran,” terang Pj Bupati.
Selain seleksi khusus, Pj Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Bombana akan memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa yang diterima di Fakultas Kedokteran Unismuh Makassar. Beasiswa ini akan diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi namun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Dengan adanya program beasiswa ini, diharapkan semakin banyak putra-putri Bombana yang dapat mengejar cita-cita di bidang kedokteran tanpa terkendala oleh biaya pendidikan.

“Selain beasiswa, kami berharap pihak Unismuh Makassar juga dapat menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk para mahasiswa, termasuk fasilitas perkuliahan, asrama, dan lainnya, sehingga mereka dapat menjalani pendidikan dengan nyaman dan fokus,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Seminar, H. Pajawa Tarika, yang juga menjabat sebagai Kepala DPM-PTSP Bombana, menambahkan bahwa kerjasama antara Pemkab Bombana dan Unismuh Makassar akan segera terwujud dalam waktu dekat. Menurut Pajawa, draft MoU untuk kerjasama ini sedang disiapkan, dan nantinya akan dibahas dalam forum yang melibatkan perwakilan Pemkab Bombana dan pihak Unismuh Makassar.
“Insya Allah dalam waktu singkat, Pj Bupati Bombana akan menandatangani MoU tentang program pendidikan kedokteran dengan Unismuh Makassar. Kabupaten Bombana akan menyiapkan SDM-nya, sementara Unismuh Makassar akan menyiapkan fasilitas perkuliahannya. Ini adalah peluang besar bagi putra-putri Bombana untuk bisa menempuh pendidikan kedokteran di universitas yang terkemuka,” terang Pajawa.
Pajawa juga menjelaskan bahwa untuk melaksanakan program ini, Pemkab Bombana akan menyiapkan strategi yang matang, mulai dari seleksi penerimaan mahasiswa hingga pemberian beasiswa. Sedangkan Unismuh Makassar akan menyiapkan draft kerjasama yang mencakup berbagai aspek, termasuk pengadaan fasilitas dan sistem pembelajaran.
“Program ini akan menjadi prioritas utama bagi masyarakat Bombana, khususnya bagi mereka yang berminat untuk melanjutkan pendidikan di jurusan kedokteran. Kami berharap, program ini dapat memberikan kontribusi besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bombana, khususnya di bidang kesehatan,” pungkas Pajawa. (ADV)












